Dari nol sampai menengah
Les Bahasa Turki Semarang Tutor Visit & Online
Les bahasa Turki Edusora Semarang berangkat dari kenyataan yang membuat bahasa ini terasa ganjil sekaligus ramah: abjadnya Latin dan hampir seluruhnya dibaca apa adanya, sementara tata bahasanya menumpuk akhiran dan menaruh kata kerja di belakang.
Les Bahasa Turki di Semarang, apa saja?
Les bahasa Turki Edusora Semarang berangkat dari kenyataan yang membuat bahasa ini terasa ganjil sekaligus ramah: abjadnya Latin dan hampir seluruhnya dibaca apa adanya, sementara tata bahasanya menumpuk akhiran dan menaruh kata kerja di belakang. Dua hal itu yang digarap lebih dahulu. Tutornya mendatangi tempat yang Anda sebutkan di Kota Semarang, atau menemani dari layar. Tiap pertemuan Rp140.950.
Konsultasi & DaftarSpesifikasi Les
Untuk siapa
Remaja hingga dewasa, termasuk yang nol pengalaman dengan bahasa Turki
Arah belajar
Percakapan sehari-hari, keperluan kuliah dan beasiswa, atau keperluan kerja
Format
Privat, satu tutor menemani satu peserta
Tempat
Tempat pilihan Anda di wilayah Kota Semarang, atau lewat layar
Lama pertemuan
Satu setengah jam; satu jam untuk peserta yang baru mulai
Tarif
Rp140.950 tiap pertemuan
Biaya perjalanan tutor
Dihitung sendiri, menurut jarak tempuh
Yang tidak kami klaim
Pengajar penutur asli; pengajarnya orang Indonesia yang menguasai bahasanya
Kenapa privat
Privat atau bimbel untuk bahasa Turki? Ini bedanya
Les Bahasa Turki Privat Edusora
Ke rumah di Semarang
- Perhatian tutor saat belajar bahasa Turki — Penuh, satu untuk satu
- Materi bahasa Turki disesuaikan level siswa
- Assessment kebutuhan bahasa Turki di awal
- Tutor bahasa Turki bisa diganti tanpa ribet
- Belajar bahasa Turki di rumah Anda, Semarang
- Selaras kurikulum sekolah di Semarang
Bimbel Bahasa Turki Grup
- Perhatian tutor saat belajar bahasa Turki — Terbagi ke banyak siswa
- Materi bahasa Turki disesuaikan level siswa
- Assessment kebutuhan bahasa Turki di awal
- Tutor bahasa Turki bisa diganti tanpa ribet
- Belajar bahasa Turki di rumah Anda, Semarang
- Selaras kurikulum sekolah di Semarang — Umum
Belajar Bahasa Turki Sendiri
- Perhatian tutor saat belajar bahasa Turki — Tanpa pendamping
- Materi bahasa Turki disesuaikan level siswa
- Assessment kebutuhan bahasa Turki di awal
- Tutor bahasa Turki bisa diganti tanpa ribet
- Belajar bahasa Turki di rumah Anda, Semarang
- Selaras kurikulum sekolah di Semarang
Tutor visit ke rumah atau les Bahasa Turki online
Tutor bahasa Turki datang dengan rencana belajar yang disusun dari kebutuhanmu.
Peta materi
Tahapan yang ditempuh, dan di mana peserta biasanya tersandung
Urutannya kami pegang karena tiap bagian berpijak pada bagian sebelumnya. Yang berubah hanya kecepatan, dan penekanannya mengikuti arah belajar yang Anda sebut di awal.
Rekam Jejak
Tiga angka yang menerangkan kenapa Turki terasa ganjil sekaligus ramah
- 29
- huruf dalam abjad Turki, dan nol di antaranya q, w, atau x
- 8
- bunyi vokal, lebih banyak daripada lima vokal bahasa Indonesia
- 16
- kecamatan di Kota Semarang yang masuk jangkauan penugasan tutor
Urutan belajar
Dari membaca nyaring sampai menyusun kalimat sendiri
Panjang tiap tahap berbeda antar peserta, dan yang paling cepat justru tahap pertama. Penekanan tiap tahap mengikuti arah belajar yang Anda sebut di pertemuan pembuka.
- 01
Menetapkan arah belajar
Pertemuan 1Kuliah, kerja, keluarga, atau ketertarikan budaya. Arah ini menentukan kosakata yang didahulukan dan bentuk latihan yang dipakai.
- 02
Membereskan abjad dan pengucapan
AwalBagian paling cepat. Setelah beberapa pertemuan, membaca nyaring biasanya sudah berjalan, dan modal itu langsung dipakai.
- 03
Menanam penyelarasan vokal
Tahap kunciDilatih rapat sampai pemilihan wujud akhiran berpindah dari dipikir menjadi terasa. Tahap ini tidak kami percepat.
- 04
Menyusun kalimat pendek
BerjalanDua kata, lalu tiga, dengan kata kerja ditahan di akhir. Kalimat buatan sendiri, dan bukan kalimat yang disalin dari buku.
- 05
Membongkar kata yang bertumpuk
MenengahKata panjang dipisah menjadi kata dasar dan akhiran-akhirannya, sampai peserta melakukannya sendiri tanpa diminta.
- 06
Berbicara di luar naskah
SasaranPercakapan dilatih dengan perubahan yang tidak diduga, supaya peserta menyusun jawabannya alih-alih memanggil hafalan.
Kelebihan kami
Keunggulan Bahasa Turki di Semarang
Abjadnya ramah, dan itu modal awal yang nyata
Abjad Turki memakai huruf Latin dan hampir seluruhnya dibaca sebagaimana tertulis. Peserta Indonesia biasanya sudah bisa membaca nyaring di pertemuan kedua, dan modal itu kami pakai segera.
Penyelarasan vokal digarap sejak awal
Bentuk hampir setiap akhiran berubah mengikuti vokal pada kata dasarnya. Aturan ini terdengar kecil, dan ia menentukan benar atau salahnya hampir setiap kalimat yang Anda susun.
Kata kerja di belakang dilatih sebagai kebiasaan
Bahasa Turki menaruh kata kerja di akhir kalimat, kebalikan dari kebiasaan bahasa Indonesia. Yang dilatih menahan kata kerja sampai akhir, dan itu kebiasaan baru yang perlu waktu.
Satu kata bisa memuat satu kalimat
Akhiran di bahasa Turki bertumpuk: kepemilikan, jumlah, kedudukan, dan pelaku bisa menempel pada satu kata dasar. Membongkar tumpukan itu keterampilan tersendiri, dan dilatih secara terpisah.
Mudah di mulut, ganjil di susunannya
Bahasa Turki memberi kesan pertama yang menyenangkan bagi peserta Indonesia, lalu menukarnya dengan kejutan beberapa pekan kemudian. Dua hal itu perlu disebut berurutan supaya harapan Anda berada di tempat yang benar.
Yang menyenangkan abjadnya. Turki memakai huruf Latin, dua puluh sembilan huruf, dan hampir seluruhnya dibaca sebagaimana ditulis. Nol huruf q, w, atau x di dalamnya, dan sebagai gantinya ada huruf yang mungkin baru bagi Anda seperti c dengan ekor, g dengan lengkung, i tanpa titik, serta s dengan ekor. Setelah beberapa pertemuan, membaca nyaring biasanya sudah berjalan, dan itu modal yang jarang dimiliki pembelajar bahasa yang hurufnya berbeda sama sekali.
Yang mengejutkan susunannya. Bahasa Turki menaruh kata kerja di akhir kalimat, menumpuk akhiran pada satu kata dasar, dan mengubah bentuk akhiran itu mengikuti bunyi vokal kata dasarnya. Ketiganya tidak punya padanan di bahasa Indonesia, dan ketiganya yang menentukan apakah Anda benar-benar bisa menyusun kalimat atau hanya menghafal potongan.
Jadi urutan di program ini jelas: abjad dibereskan cepat karena memang mudah, lalu waktu terbanyak dipakai untuk tiga hal yang ganjil itu. Membalik urutannya, yaitu menumpuk kosakata lebih dahulu, melahirkan peserta yang hafal banyak kata dan tetap tidak bisa merangkainya.
Penyelarasan vokal: aturan kecil yang menentukan hampir segalanya
Kalau ada satu hal yang membedakan peserta yang berbahasa Turki dari peserta yang menghafal kalimat Turki, letaknya di sini.
Bahasa Turki punya delapan bunyi vokal, lebih banyak daripada lima vokal yang Anda pakai sehari-hari. Kedelapan vokal itu terbagi berdasarkan tempat terbentuknya di mulut, dan pembagian itulah yang mengatur bentuk akhiran. Ketika sebuah akhiran ditempelkan, vokal di dalam akhiran tersebut menyesuaikan diri dengan vokal pada kata dasarnya. Satu akhiran karena itu punya beberapa wujud, dan memilih wujud yang salah membuat kata tersebut terdengar keliru bagi pendengar Turki meski maknanya tertangkap.
Peserta yang melewati bagian ini biasanya terlihat lancar di awal, lalu tersandung ketika mulai menyusun kalimatnya sendiri. Ia hafal satu bentuk akhiran lalu menempelkannya ke semua kata, dan hasilnya kalimat yang setengah benar secara ajeg.
Latihannya tidak lama dan harus rapat. Peserta diberi daftar kata dasar lalu menempelkan satu akhiran yang sama ke seluruhnya, menyebutkan nyaring, dan memeriksa bunyinya. Setelah beberapa pekan, pemilihan wujud akhiran berpindah dari berpikir menjadi terasa, dan di titik itulah bahasa Turki mulai terasa masuk.
Kata kerja di belakang, dan kalimat yang dibaca dari ujung
Dalam bahasa Indonesia, inti kalimat datang cepat. Anda menyebut pelaku, lalu perbuatannya, baru keterangan. Bahasa Turki menyusunnya terbalik: keterangan dan sasaran lebih dahulu, dan kata kerja menutup kalimat.
Akibatnya terasa di dua arah. Saat menyimak, Anda harus menahan seluruh keterangan di kepala sampai kata kerja muncul di akhir, sebab sebelum itu Anda belum tahu apa yang sebenarnya terjadi. Saat berbicara, Anda harus menahan kata kerja yang sudah siap di ujung lidah, dan ini bagian yang paling sering membuat peserta tersendat di bulan pertama.
Kebiasaan ini tidak bisa dijelaskan sekali lalu dianggap selesai. Ia perlu dilatih sampai tubuh menerimanya, dan caranya memakai kalimat pendek lebih dahulu: dua kata, lalu tiga, lalu menambahkan satu keterangan. Peserta yang langsung mencoba kalimat panjang akan jatuh ke kebiasaan lamanya dan menaruh kata kerja di tengah.
Satu hal yang menolong: bahasa Turki nol mengenal jenis kelamin tata bahasa dan nol memakai kata sandang tertentu seperti bahasa Inggris. Dua beban yang biasanya ada di bahasa Eropa karena itu tidak Anda tanggung, dan tenaga yang hemat dari situ bisa dipakai untuk mengurus akhiran.
Yang perlu diketahui
Empat kebiasaan yang mempercepat bahasa Turki
Membaca nyaring setiap hari
Karena abjadnya hampir sepenuhnya dibaca apa adanya, membaca nyaring membangun pengucapan tanpa perlu menunggu pertemuan. Sepuluh menit sehari sudah terasa dalam sebulan.
Membongkar kata yang panjang
Setiap kali menemukan kata panjang, pisahkan kata dasarnya dari akhiran-akhirannya. Kebiasaan ini mengubah kata yang menakutkan menjadi susunan yang bisa dibaca.
Menyusun kalimat pendek sendiri
Dua atau tiga kata, dibuat sendiri dan bukan disalin dari buku. Kalimat buatan sendiri memaksa seluruh aturan dipakai sekaligus, dan di situ kekeliruan muncul untuk diperbaiki.
Menyimak lagu dan tayangan Turki
Lagu dari penyanyi seperti Tarkan atau Sezen Aksu melatih telinga pada irama dan bunyi vokalnya. Sasarannya membiasakan telinga, dan tidak memahami seluruh liriknya.
Soal pengajar: satu hal yang kami tidak klaim
Perlu disampaikan terus terang, sebab di pelajaran bahasa inilah klaim paling sering dibesarkan. Kami tidak mengklaim pengajarnya penutur asli. Pengajar bahasa Turki di Edusora orang Indonesia yang menguasai bahasa ini.
Kelebihan dan keterbatasannya bisa disebut apa adanya. Keterbatasannya: untuk kehalusan ungkapan dan kebiasaan percakapan yang paling alami, penutur asli memang punya kelebihan yang tidak bisa ditiru. Kelebihan pengajar Indonesia justru di bagian lain: ia pernah melewati kesulitan yang sedang Anda hadapi. Ia tahu di titik mana penyelarasan vokal terasa mustahil, kenapa kata kerja di belakang membuat lidah tersendat, dan bagaimana menerangkan keduanya dalam bahasa yang Anda pahami tanpa perantara.
Untuk pembelajar dari nol, kelebihan tersebut biasanya lebih menentukan. Penjelasan aturan dalam bahasa Indonesia memotong banyak kebingungan di bulan-bulan pertama. Setelah dasarnya kokoh dan Anda mulai membutuhkan kehalusan percakapan, menambah paparan pada penutur asli lewat tayangan, bacaan, dan percakapan daring adalah langkah yang kami sarankan sendiri.
Siapa pun yang menjanjikan pengajar penutur asli sebaiknya Anda pastikan, sebab itu klaim yang paling mudah diperiksa di pertemuan pertama.
Belajar di Semarang, dan soal sertifikat kemampuan
Yang mendaftar di kota ini berdatangan dari beberapa arah. Ada yang menyiapkan pendaftaran kuliah atau beasiswa ke Türkiye, ada yang menyiapkan keperluan kerja, ada yang punya keluarga di sana, dan ada yang berangkat dari ketertarikan pada tayangan serta budayanya. Keempatnya menuntut penekanan yang berbeda, dan arah itu kami tanyakan sebelum bahan disusun.
Bagi yang menuju kuliah atau beasiswa, satu hal perlu diperiksa sendiri: sebagian jalur menuntut bukti kemampuan bahasa, dan sebagian lain menyediakan tahun persiapan bahasa di sana. Ketentuannya berbeda antar jalur dan antar kampus, dan ia juga berubah antar tahun. Bacalah pengumuman resmi jalur yang Anda tuju, dan jangan bersandar pada cerita orang. Kami bisa membacanya bersama Anda, dan kami tidak menyebut angka atau syarat apa pun di halaman ini agar Anda tidak memegang keterangan yang basi.
Tempat pertemuannya Anda sebutkan sendiri, di wilayah Kota Semarang, dan beralih ke layar ketika jadwal Anda bergeser. Untuk pelajaran bahasa, pilihan dari layar bekerja cukup baik sebab bagian terbesarnya berbicara dan menyimak, dan keduanya tidak menuntut berada di satu ruangan.
Tanya jawab
Jawaban untuk pertanyaan yang paling sering masuk
Layani sekarang
Jadwalkan sesi bahasa Turki pertamamu
Keluarga di Semarang sudah lebih dulu memulai. Giliranmu menjajal sesi bahasa Turki pertama.
