Remaja sampai dewasa; hampir seluruh latihan awal terjadi di ketinggian yang jatuhnya nol berbiaya

Les Parkour Semarang Guru Datang & Online

Yang diajarkan pertama di parkour nol melompat, melainkan mendarat dan membatalkan: cara keluar dari gerakan yang sedang berjalan salah.

Les Parkour di Semarang

Les Parkour di Semarang, apa saja?

Yang diajarkan pertama di parkour nol melompat, melainkan mendarat dan membatalkan: cara keluar dari gerakan yang sedang berjalan salah. Dan hampir seluruh latihan awal terjadi di ketinggian yang jatuhnya nol berbiaya. Satu pertemuan berlangsung sembilan puluh menit, dan tarifnya Rp97.300.

Konsultasi & Daftar

Data Program

01Yang diajarkan pertama
Mendarat dan membatalkan, nol melompat
02Ketinggian
Ditambah terakhir, nol pertama
03Membatalkan gerakan
Dilatih sebagai gerakan tersendiri
04Pendaratan yang baik
Sunyi; bunyi jadi alat ukurnya
05Di kota, yang dilatih
Membaca permukaan sebelum menyentuhnya
06Cedera
Hampir selalu datang dari melewati tangga kemajuannya
07Tempat umum
Izin, nol merusak, nol menghalangi orang
08Tarif
Satu pertemuan berlangsung sembilan puluh menit, dan tarifnya Rp97.300
2.000+tutor terseleksi
1-on-1privat sepenuhnya
Ke rumahSemarang atau online
Garansitutor bisa diganti
Assessmentdipetakan di awal

Ketinggian terakhir

Empat tangga, dan tiga yang pertama di ketinggian satu langkah

Tiga tangga pertama seluruhnya di ketinggian yang jatuhnya nol berbiaya, dan itu terasa lambat bagi peserta yang datang dari tontonan. Yang menjawab rasa itu satu kenyataan: cedera di cabang ini hampir selalu datang dari melewati tangganya, nol dari gerakan yang terlalu sulit.

  1. 01

    Tangga pertama: pendaratan yang sunyi

    pertemuan awal

    Dari satu langkah, berulang, di tanah rata. Bunyi dipakai sebagai ukuran, dan arah lutut diperiksa dari rekaman depan sebab ia nol terasa dari dalam.

  2. 02

    Tangga kedua: membatalkan jadi pilihan yang tersedia

    pekan-pekan pertama

    Peserta diminta sengaja membatalkan gerakan di tengah, berulang, sampai keluar terasa sebagai pilihan. Tangga ini yang paling nol terlihat sebagai kemajuan dan paling banyak menentukan.

  3. 03

    Tangga ketiga: permukaan diuji sebelum dipakai

    beberapa pekan

    Menguji dengan beban yang bertambah pelan jadi kebiasaan otomatis. Di tangga ini peserta mulai menunda gerakan sendiri karena permukaannya berubah, dan menunda itu tanda kemajuan.

  4. 04

    Tangga keempat: jarak dan ketinggian ditambahkan

    sesudahnya

    Ditambah cuma ketika pendaratan nol berubah bentuk di ulangan terakhir. Ukurannya ulangan terakhir, sebab yang pertama lazim yang terbaik dan ia menyesatkan.

Sebelum halangan pertama

Tanah ratanya cukup, atau medannya lain

Ada tempat terbuka dengan permukaan rata yang bisa dipakai
Ada sepatu bersol tipis yang rata
Pekan-pekan pertama boleh dijalani tanpa satu halangan pun
Anda bersedia menunda gerakan ketika permukaannya berubah
Anda bersedia memegang aturan tempat umum, termasuk berhenti ketika ada yang nol nyaman

Kenapa Edusora

Yang membuat sesi Parkour terasa beda

Mendarat lebih dahulu

Sebelum satu lompatan pun, yang dilatih cara menerima badan sendiri. Pendaratan yang buruk membatasi seluruh cabang ini, dan ia bisa diperbaiki di ketinggian satu langkah.

Membatalkan itu keterampilan

Keluar dari gerakan yang sedang berjalan salah dilatih sebagai gerakan tersendiri. Pemula yang nol punya jalan keluar memaksakan gerakan yang sudah gagal, dan di situ cedera terjadi.

Ketinggian ditambah terakhir

Tiap gerakan dikuasai di ketinggian yang jatuhnya nol berbiaya, baru dinaikkan. Urutan itu yang menanggung keamanannya, nol keberanian.

Permukaan dibaca

Keramik yang basah, pegangan yang longgar, dan pasir di atas beton mengubah gerakan yang sama jadi gerakan yang berbeda. Di kota, membaca itu bagian terbesar keterampilannya.

Satu tutor Parkour khusus untuk Anda di Semarang

Belajar parkour fokus satu tutor satu siswa, di rumah atau online, jadwal fleksibel.

Keluar lebih dahulu

Lima medan, dan melompat jauh ada di medan keempat

Melompat sengaja diletakkan di medan keempat. Tiga medan sebelumnya dikerjakan di ketinggian yang jatuhnya nol berbiaya, dan itu yang menanggung keamanan cabang ini, nol keberanian pesertanya.

  1. Mendarat

    Yang dibahas

    Menerima badan dengan ujung kaki lebih dahulu, lutut menekuk mengikuti arah kaki, punggung tetap panjang, dan berakhir di posisi yang siap bergerak.

    Jebakan umum

    Peserta mendarat dengan tumit lebih dahulu sehingga tenaganya dikirim lurus ke atas lewat tulang, dan bunyinya keras.

    Cara tutor

  2. Membatalkan gerakan

    Yang dibahas

    Keluar dari gerakan yang sedang berjalan salah, dengan badan yang sudah di udara, lalu mendarat dengan bentuk yang sama seperti pendaratan biasa.

    Jebakan umum

    Peserta nol punya jalan keluar sehingga ia memaksakan gerakan yang sudah gagal, dan di situ hampir semua cedera cabang ini terjadi.

    Cara tutor

  3. Membaca permukaan

    Yang dibahas

    Memeriksa basah, pasir dan debu, kekuatan pasangannya, dan apakah ia tetap sama ketika badan menekan penuh.

    Jebakan umum

    Peserta menguji pegangan dengan goyangan tangan, padahal pegangan yang kuat terhadap goyangan bisa bergerak ketika menerima seluruh berat badan.

    Cara tutor

  4. Berpindah dan melompat

    Yang dibahas

    Melewati halangan setinggi pinggang, menumpu dengan tangan, dan melompat ke sasaran yang jaraknya terukur.

    Jebakan umum

    Peserta menambah jarak sebelum pendaratannya tetap, sehingga satu lompatan yang berhasil diikuti beberapa yang bentuknya berubah.

    Cara tutor

  5. Merangkai

    Yang dibahas

    Menyambung beberapa gerakan dengan perhentian yang terkendali, dan memilih jalur yang seluruh bagiannya sudah dikuasai.

    Jebakan umum

    Peserta menyusun rangkaian yang memuat satu gerakan yang belum mantap, dan rangkaian memaksa gerakan itu dilakukan dalam keadaan lelah.

    Cara tutor

Diuji di satu langkah

Delapan hal yang diuji tanpa ketinggian sama sekali

Kedelapan butir ini diuji di ketinggian satu langkah, di tanah rata, tanpa satu halangan pun. Yang nol lolos di ketinggian itu nol akan lolos di ketinggian yang lebih besar, dan ketinggian cuma memperbesar biayanya.

  • Pendaratan Anda sunyi, berulang, nol cuma sekali
  • Ujung kaki Anda menyentuh lebih dahulu, tumit mengikuti
  • Lutut Anda menekuk mengikuti arah kaki, nol roboh ke sisi dalam
  • Punggung Anda tetap panjang saat menerima badan
  • Anda berakhir di posisi yang siap bergerak lagi
  • Anda bisa membatalkan gerakan di tengah, sengaja
  • Anda menguji permukaan dengan beban yang bertambah pelan
  • Anda sanggup menahan berat badan sendiri dengan tangan

Yang diajarkan pertama cara keluar, nol cara masuk

Parkour terlihat dari luar sebagai urusan melompat jauh dan tinggi. Pertemuan pertama di kelas ini nol berisi satu lompatan pun, dan alasannya terukur.

Cedera di cabang ini hampir nol pernah datang dari gerakan yang terlalu sulit. Ia datang dari gerakan yang dimulai lalu dibatalkan setengah jalan, oleh orang yang nol punya cara membatalkannya.

Jadi dua hal dilatih lebih dahulu. Pertama, mendarat: cara menerima badan sendiri sehingga tenaga jatuhnya tersebar, nol masuk ke satu sendi. Kedua, membatalkan: cara keluar dari gerakan yang sedang berjalan salah, dengan badan yang sudah di udara.

Yang kedua paling sering nol pernah diajarkan, dan ia yang paling banyak menentukan. Pemula yang nol punya jalan keluar akan memaksakan gerakan yang sudah gagal, sebab memaksakan terasa seperti satu-satunya pilihan yang tersisa.

Dan keduanya bisa dilatih di ketinggian satu langkah, di tanah yang rata, tanpa satu halangan pun. Itu sebabnya hampir seluruh latihan awal terjadi di tempat yang jatuhnya nol berbiaya.

Ketinggian baru ditambahkan sesudah gerakannya bisa diulang tanpa berubah bentuk. Urutan itu yang menanggung keamanan cabang ini, dan orang yang belajar dari tontonan paling sering melewatinya.

Catatan penting

Mendarat: lima hal yang dinilai, dan bunyinya salah satunya

Bunyinya

Pendaratan yang terkendali sunyi. Bunyi keras menandakan tenaga yang masuk sekaligus alih-alih tersebar, dan itu alat ukur yang nol menuntut perlengkapan apa pun.

Bagian kaki yang menyentuh lebih dahulu

Ujung kaki lebih dahulu lalu tumit mengikuti, nol tumit lebih dahulu. Tumit yang mendarat lebih dahulu mengirim tenaga lurus ke atas lewat tulang.

Lutut yang menekuk, dan arahnya

Menekuk mengikuti arah kaki, nol roboh ke sisi dalam. Lutut yang roboh ke sisi dalam jalur cedera tersering di cabang ini, dan ia terlihat jelas di rekaman depan.

Punggung yang nol membungkuk mendadak

Badan tetap panjang saat menerima, sebab punggung yang melipat menerima tenaga yang seharusnya ditanggung kaki.

Apakah Anda bisa langsung bergerak lagi

Pendaratan yang benar berakhir di posisi yang siap bergerak. Yang berakhir di posisi yang perlu dirapikan dulu menandakan badan sedang menahan, nol menerima.

Cara melatihnya

Dari satu langkah, berulang, di tanah rata. Ketinggian ditambah cuma sesudah kelima hal di atas nol berubah lagi, dan itu bisa memakan beberapa pekan.

Membaca permukaan: keterampilan kota yang nol terlihat dari tontonan

Di tontonan, parkour terlihat seperti urusan tubuh. Di kota, bagian terbesarnya urusan mata: gerakan yang sama jadi gerakan yang berbeda ketika permukaannya berbeda.

Yang dibaca empat hal. Apakah permukaannya basah, apakah ada pasir maupun debu di atasnya, apakah ia sungguh terpasang kuat, dan apakah ia akan tetap sama ketika badan Anda menekan penuh.

Yang keempat paling sering dilewati. Pegangan yang terasa kuat ketika digoyang tangan bisa bergerak ketika menerima seluruh berat badan, dan selisih antara dua keadaan itu nol bisa diketahui dari goyangan ringan.

Jadi di kelas ini ada satu kebiasaan yang dilatih sampai ia otomatis: menguji sebelum menggantungkan diri. Bukan memandang, dan menguji dengan beban yang bertambah pelan.

Permukaan di Semarang punya dua hal yang khas dan keduanya disebut terbuka: hujan yang datang cepat membuat keramik dan beton halus jadi licin dalam hitungan menit, dan debu halus di musim kering bisa membuat permukaan yang terlihat kering bergerak seperti berpasir.

Akibatnya rencana satu sesi bisa berubah di tempat. Gerakan yang sudah disiapkan ditunda kalau permukaannya berubah, dan menunda itu keputusan yang benar, nol kehilangan satu sesi.

Selengkapnya

Tempat umum: aturan yang dipegang di kelas ini

Unggulan utama

Izin lebih dahulu kalau tempatnya bertuan

Taman, sekolah, dan halaman gedung punya pengelola. Meminta lebih dahulu nol pernah merugikan, dan ia yang membuat tempat itu masih bisa dipakai pekan depan.

Nol meninggalkan bekas

Jejak sepatu di dinding, pegangan yang jadi longgar, dan cat yang terkelupas semuanya menutup tempat untuk orang berikutnya. Jadi gerakan yang merusak nol dipakai, apa pun kemampuan pesertanya.

Nol menghalangi orang yang sedang lewat

Tangga, pintu masuk, dan jalur pejalan dipakai cuma ketika ia sedang kosong. Yang ramai ditinggalkan, dan itu nol bisa ditawar.

Berhenti kalau ada yang nol nyaman

Orang yang terganggu nol perlu menjelaskan alasannya. Latihan berpindah tempat, dan itu bagian yang membuat cabang ini bisa hidup di kota.

Nol di tempat yang jatuhnya ke bawah

Atap, jembatan, dan tepi bangunan nol dipakai di kelas ini, di tingkat mana pun. Itu aturan yang nol berubah meski peserta sudah mampu.

Lompat presisi: gerakan yang jadi alat ukur seluruh latihan

Di antara semua gerakan parkour ada satu yang dipakai sebagai alat ukur, dan ia nol terlihat mengesankan sama sekali: melompat lalu mendarat di sasaran yang kecil, lalu berhenti di situ tanpa satu langkah tambahan.

Alasannya ia mengukur banyak hal sekaligus. Jarak yang Anda sanggup, ketepatan yang Anda punya, dan pendaratan yang bisa Anda ulang semuanya terbaca dari satu lompatan ini.

Dan yang dinilai bagian terakhirnya: berhenti tanpa langkah tambahan. Langkah tambahan menandakan badan sedang mengejar keseimbangan, dan di sasaran yang lebar itu nol berbiaya. Di sasaran yang sempit, langkah tambahan berarti Anda sudah keluar dari sasarannya.

Jadi sasaran dibuat makin sempit, nol makin jauh. Peserta yang menambah jarak sebelum ketepatannya mantap mendapat lompatan yang sampai dan nol bisa diulang, dan yang nol bisa diulang nol dipakai di jalur mana pun.

Dan di tangga awal sasarannya digambar di tanah, nol dipasang di ketinggian. Lompatan yang gagal di tanah berbiaya satu langkah; lompatan yang sama gagal di ketinggian berbiaya jauh lebih banyak, dan yang diukur sama persis.

Satu patokan yang dipakai: lima lompatan berturut-turut ke sasaran yang sama, kelimanya berhenti tanpa langkah tambahan. Yang lolos empat dari lima belum lolos, sebab yang kelima itu yang akan terjadi ketika Anda lelah di tengah jalur.

Inti bahasan

Menumpu dengan tangan: empat hal yang dinilai

Tangan mendahului kaki

Tangan menyentuh halangan lebih dahulu dan menanggung sebagian berat, sebab itu yang membuat kaki bisa dilewatkan tanpa menabrak. Kaki yang mendahului tangan hampir selalu berakhir menyangkut.

Pandangan ke tempat mendarat

Ke tempat yang akan Anda tuju, nol ke halangannya. Pandangan yang terpaku di halangan membuat badan berhenti di atasnya, dan berhenti di atas halangan posisi yang paling sulit diselamatkan.

Badan tetap kencang di tengah

Perut dan punggung kencang supaya badan nol melipat saat tangan menanggung berat. Badan yang melipat memindahkan beban ke punggung bawah, dan itu jalur cedera kedua di cabang ini.

Mendarat sama seperti pendaratan biasa

Bentuknya nol berubah karena ada halangan sebelumnya. Pendaratan yang berubah bentuk menandakan gerakannya masih terlalu besar untuk tangga Anda sekarang.

Ketinggian halangan

Dimulai setinggi pinggang, nol lebih. Halangan yang tinggi memaksa peserta memakai tenaga alih-alih bentuk, dan tenaga menyamarkan bentuk yang belum beres.

Cara memeriksanya

Direkam dari samping, dan satu hal dilihat: apakah tangan masih menanggung berat ketika kaki melewati halangan. Yang tangannya sudah lepas lebih awal sedang melompat, nol menumpu.

Kekuatan yang menopangnya, dan ia dibangun di ruang kecil

Ada satu syarat yang nol kelihatan dari tontonan dan ia memutuskan gerakan mana yang terbuka untuk Anda: kesanggupan menahan berat badan sendiri dengan tangan, dan mendorongnya naik.

Tanpanya sebagian besar gerakan parkour nol bisa dipelajari dengan selamat, sebab gerakan yang gagal di tengah menuntut tangan menahan seluruh badan. Jadi kekuatan itu nol sasaran kebugaran; ia jalan keluar yang Anda siapkan untuk diri sendiri.

Yang dilatih tiga hal: menggantung dan menarik, mendorong dari posisi badan rendah, dan menahan badan tetap kencang di tengah gerakan. Ketiganya dibangun di ruang yang nol lebih besar daripada kamar.

Dan itu menjawab satu pertanyaan yang hampir selalu datang: apa yang bisa dikerjakan di hari yang nol ada latihan. Jawabannya bagian ini, dan ia bagian yang paling banyak memindahkan peserta dari gerakan dasar ke gerakan berikutnya.

Satu hal yang perlu disebut terbuka: gerakan berputar di udara nol diajarkan di tangga awal, dan ia nol pernah diajarkan di tanah yang keras. Yang menuntutnya diarahkan ke les senam maupun gymnastik, yang punya matras dan pendampingan untuk itu.

Dan kalau yang Anda tuju kekuatannya saja, itu jalur yang berdiri sendiri: les calisthenics mengurusnya tanpa bagian membaca permukaan maupun pendaratan di tempat umum.

Lelah mengubah bentuk, dan itu yang mengatur urutan satu sesi

Satu kenyataan mengatur seluruh urutan latihan di cabang ini: bentuk gerakan berubah ketika badan lelah, dan ia berubah tanpa pemiliknya menyadarinya.

Akibatnya satu kesimpulan yang terbalik dari kebiasaan berlatih: gerakan yang paling menuntut ketepatan dikerjakan di awal sesi, nol di akhir. Yang dikerjakan di akhir cuma bagian kekuatan, sebab kekuatan nol menuntut bentuk yang halus.

Dan ulangan dihentikan sebelum bentuknya berubah, nol sesudah. Peserta yang meneruskan sampai nol sanggup lagi sedang melatih bentuk yang rusak, dan bentuk yang rusak diulang lazim menetap.

Jadi ukuran yang dipakai ulangan terakhir, nol ulangan terbaik. Lompatan terbaik seseorang lazim terjadi di ulangan kedua maupun ketiga, dan memakai yang terbaik sebagai ukuran membuat ia menambah tingkat kesulitan terlalu cepat.

Dari situ datang satu kebiasaan yang perlu dibangun dan ia nol nyaman: berhenti ketika masih terasa mampu. Peserta yang menunggu sampai nol mampu sudah melewati titik yang berguna beberapa ulangan sebelumnya.

Dan di akhir sesi ada satu hal yang nol pernah dilewatkan: gerakan yang paling baru dipelajari diulang sekali lagi dalam keadaan sudah lelah, sengaja, supaya peserta tahu bentuknya berubah seperti apa. Mengetahui itu yang membuat ia bisa memutuskan untuk nol memakainya di jalur ketika lelah.

Langkah

Sebelum latihan pertama

Lima langkah berurutan, dan nomor satunya Siapkan sepatu bersol tipis yang rata.

  1. 1Siapkan sepatu bersol tipis yang rata

    Sol yang tebal dan empuk menyamarkan rasa permukaan, dan rasa itu yang dipakai membaca. Sepatu lari bersol tinggi justru menyulitkan tangga awal.

  2. 2Sebutkan tempat terbuka yang bisa Anda pakai

    Taman, lapangan, maupun halaman yang permukaannya rata. Nol perlu halangan apa pun di pekan-pekan pertama, sebab pendaratan dan pembatalan dilatih di tanah rata.

  3. 3Sebutkan riwayat cedera lutut, pergelangan, dan punggung

    Ketiganya yang paling menentukan urutan latihan. Bukan untuk ditolak, dan untuk memperpanjang tangga pertama serta menunda gerakan yang menumpu satu sisi.

  4. 4Sebutkan kalau yang Anda tuju gerakan berputar

    Supaya diarahkan dengan jujur sejak awal: itu nol diajarkan di tanah keras di kelas ini, dan tempatnya di les senam maupun gymnastik yang punya matras.

  5. 5Siapkan kamera untuk rekaman depan

    Dari depan, sejajar badan. Arah lutut saat mendarat cuma terlihat dari sudut itu, dan ia jalur cedera yang paling sering di cabang ini.

Tanya jawab

Pertanyaan populer les parkour

Apa yang diajarkan di pertemuan pertama?

Nol satu lompatan pun. Yang dilatih mendarat dan membatalkan: cara menerima badan sendiri, dan cara keluar dari gerakan yang sedang berjalan salah.

Kenapa mendarat lebih dahulu?

Karena pendaratan yang buruk membatasi seluruh cabang ini, dan ia bisa diperbaiki di ketinggian satu langkah. Jadi memperbaikinya lebih dahulu nol berbiaya, sementara memperbaikinya nanti berbiaya.

Dari mana cedera parkour datang?

Hampir nol pernah dari gerakan yang terlalu sulit. Ia datang dari gerakan yang dimulai lalu dibatalkan setengah jalan, oleh orang yang nol punya cara membatalkannya.

Membatalkan bisa dilatih?

Ia dilatih sebagai gerakan tersendiri, berulang, di ketinggian satu langkah. Peserta diminta sengaja membatalkan di tengah sampai keluar terasa sebagai pilihan yang tersedia.

Kenapa itu penting?

Karena pemula yang nol punya jalan keluar akan memaksakan gerakan yang sudah gagal, sebab memaksakan terasa seperti satu-satunya pilihan yang tersisa.

Bagaimana saya tahu pendaratan saya baik?

Lima hal dinilai, dan bunyinya salah satunya: pendaratan yang terkendali sunyi. Bunyi keras menandakan tenaga yang masuk sekaligus alih-alih tersebar.

Bagian kaki mana yang menyentuh lebih dahulu?

Ujung kaki lebih dahulu lalu tumit mengikuti. Tumit yang mendarat lebih dahulu mengirim tenaga lurus ke atas lewat tulang, dan itu terdengar sekaligus terasa.

Apa jalur cedera yang paling sering?

Lutut yang roboh ke sisi dalam saat mendarat. Ia terlihat jelas di rekaman dari depan dan ia nol terasa dari dalam, jadi rekaman depan dipasang sejak pertemuan awal.

Kapan ketinggian ditambahkan?

Sesudah gerakannya bisa diulang tanpa berubah bentuk. Urutan itu yang menanggung keamanan cabang ini, dan orang yang belajar dari tontonan paling sering melewatinya.

Berapa lama di tangga pertama?

Bisa beberapa pekan, dan itu wajar. Ketinggian cuma memperbesar biaya kesalahan; ia nol memperbaiki apa pun yang belum beres di ketinggian satu langkah.

Apa yang dibaca dari permukaan?

Empat hal: apakah ia basah, apakah ada pasir maupun debu di atasnya, apakah ia sungguh terpasang kuat, dan apakah ia tetap sama ketika badan Anda menekan penuh.

Mana yang paling sering dilewati?

Yang keempat. Pegangan yang terasa kuat ketika digoyang tangan bisa bergerak ketika menerima seluruh berat badan, dan selisih antara dua keadaan itu nol bisa diketahui dari goyangan ringan.

Jadi bagaimana cara mengujinya?

Dengan beban yang bertambah pelan, nol dengan goyangan. Kebiasaan itu dilatih sampai otomatis, sebab ia satu-satunya cara mengetahui keadaan yang kedua.

Permukaan di Semarang punya yang khas?

Dua hal, dan keduanya disebut terbuka: hujan yang datang cepat membuat keramik dan beton halus licin dalam hitungan menit, dan debu halus di musim kering bisa membuat permukaan yang terlihat kering bergerak seperti berpasir.

Berarti rencana sesi bisa berubah?

Bisa, dan berubah di tempat. Gerakan yang sudah disiapkan ditunda kalau permukaannya berubah, dan menunda itu keputusan yang benar, nol kehilangan satu sesi.

Aturan apa yang dipegang di tempat umum?

Izin lebih dahulu kalau tempatnya bertuan, nol meninggalkan bekas, nol menghalangi orang yang sedang lewat, dan berhenti kalau ada yang nol nyaman.

Kalau ada yang terganggu tapi nol menjelaskan alasannya?

Ia nol perlu menjelaskan. Latihan berpindah tempat, dan itu bagian yang membuat cabang ini bisa hidup di kota tanpa kehilangan tempatnya.

Kenapa aturan tempat masuk latihan?

Karena tempat yang hilang nol kembali. Peserta yang belajar aturannya punya tempat berlatih bertahun-tahun; yang nol belajar kehilangan tempatnya dalam beberapa bulan.

Latihan di atap boleh?

Nol dipakai di kelas ini, di tingkat mana pun, dan itu aturan yang nol berubah meski peserta sudah mampu. Hal yang sama berlaku untuk jembatan dan tepi bangunan.

Saya perlu kuat dulu?

Anda perlu sanggup menahan berat badan sendiri dengan tangan dan mendorongnya naik. Itu nol sasaran kebugaran; ia jalan keluar yang Anda siapkan untuk diri sendiri ketika satu gerakan gagal di tengah.

Kekuatan itu dilatih di mana?

Di ruang yang nol lebih besar daripada kamar: menggantung dan menarik, mendorong dari posisi badan rendah, dan menahan badan tetap kencang di tengah gerakan.

Apa yang bisa saya kerjakan di hari tanpa latihan?

Bagian kekuatan itu, dan ia bagian yang paling banyak memindahkan peserta dari gerakan dasar ke gerakan berikutnya. Ia nol menuntut tempat terbuka sama sekali.

Gerakan berputar diajarkan?

Nol di tangga awal, dan nol pernah di tanah yang keras. Yang menuntutnya diarahkan ke les senam maupun gymnastik, yang punya matras dan pendampingan untuk itu.

Sepatu apa yang dipakai?

Bersol tipis yang rata. Sol yang tebal dan empuk menyamarkan rasa permukaan, dan rasa itu yang dipakai membaca, jadi sepatu lari bersol tinggi justru menyulitkan tangga awal.

Perlu tempat khusus?

Pekan-pekan pertama nol perlu halangan apa pun: taman, lapangan, maupun halaman yang permukaannya rata sudah cukup, sebab pendaratan dan pembatalan dilatih di tanah rata.

Kapan jarak lompatan ditambah?

Ketika pendaratan nol berubah bentuk di ulangan terakhir, nol di ulangan pertama. Ukurannya ulangan terakhir, sebab yang pertama lazim yang terbaik dan ia menyesatkan.

Bagaimana rangkaian gerakan disusun?

Dari gerakan yang bisa diulang tanpa berubah bentuk saja. Satu bagian yang belum mantap mengeluarkan seluruh rangkaian dari daftar, nol dikerjakan dengan lebih hati-hati.

Parkour bisa dipelajari online?

Sebagian: arah lutut, bunyi pendaratan, dan bentuk pembatalan semuanya bisa diperiksa dari rekaman Anda sendiri. Membaca permukaan dan menambah ketinggian tetap menuntut pendampingan di tempat.

Anak umur berapa bisa mulai?

Remaja. Yang lebih muda mengerjakannya sebagai permainan gerak di tempat yang rata, dengan pendaratan sebagai satu-satunya hal yang dinilai, sebab tangga awalnya memang itu.

Gerakan apa yang dipakai sebagai alat ukur?

Lompat presisi: melompat lalu mendarat di sasaran yang kecil, lalu berhenti di situ tanpa satu langkah tambahan. Ia mengukur jarak, ketepatan, dan pendaratan sekaligus.

Kenapa langkah tambahan dihitung?

Karena ia menandakan badan sedang mengejar keseimbangan. Di sasaran yang lebar itu nol berbiaya; di sasaran yang sempit ia berarti Anda sudah keluar dari sasarannya.

Sasarannya dibuat makin jauh atau makin sempit?

Makin sempit. Peserta yang menambah jarak sebelum ketepatannya mantap mendapat lompatan yang sampai dan nol bisa diulang, dan yang nol bisa diulang nol dipakai di jalur mana pun.

Apa patokan lulusnya?

Lima lompatan berturut-turut ke sasaran yang sama, kelimanya berhenti tanpa langkah tambahan. Yang lolos empat dari lima belum lolos, sebab yang kelima itu yang akan terjadi ketika Anda lelah di tengah jalur.

Saat menumpu halangan, tangan atau kaki dulu?

Tangan mendahului kaki dan menanggung sebagian berat, sebab itu yang membuat kaki bisa dilewatkan tanpa menabrak. Kaki yang mendahului tangan hampir selalu berakhir menyangkut.

Saya memandang ke mana?

Ke tempat yang akan Anda tuju, nol ke halangannya. Pandangan yang terpaku di halangan membuat badan berhenti di atasnya, dan itu posisi yang paling sulit diselamatkan.

Halangan setinggi apa untuk mulai?

Setinggi pinggang, nol lebih. Halangan yang tinggi memaksa peserta memakai tenaga alih-alih bentuk, dan tenaga menyamarkan bentuk yang belum beres.

Kenapa gerakan sulit dikerjakan di awal sesi?

Karena bentuk gerakan berubah ketika badan lelah, dan ia berubah tanpa pemiliknya menyadarinya. Jadi yang paling menuntut ketepatan dikerjakan di awal, dan yang di akhir cuma bagian kekuatan.

Ulangan dihentikan kapan?

Sebelum bentuknya berubah, nol sesudah. Peserta yang meneruskan sampai nol sanggup lagi sedang melatih bentuk yang rusak, dan bentuk yang rusak diulang lazim menetap.

Kenapa ulangan terakhir yang dipakai sebagai ukuran?

Karena lompatan terbaik seseorang lazim terjadi di ulangan kedua maupun ketiga. Memakai yang terbaik sebagai ukuran membuat peserta menambah tingkat kesulitan terlalu cepat.

Jadi saya berhenti saat masih terasa mampu?

Ya, dan itu kebiasaan yang nol nyaman dibangun. Peserta yang menunggu sampai nol mampu sudah melewati titik yang berguna beberapa ulangan sebelumnya.

Ada yang dikerjakan di akhir sesi?

Satu hal yang nol pernah dilewatkan: gerakan yang paling baru dipelajari diulang sekali lagi dalam keadaan sudah lelah, sengaja, supaya Anda tahu bentuknya berubah seperti apa. Itu yang membuat Anda bisa memutuskan nol memakainya di jalur ketika lelah.

Satu pertemuan Parkour berapa lama, dan tarifnya berapa?

Satu pertemuan berlangsung sembilan puluh menit, dan tarifnya Rp97.300. Yang disiapkan peserta cuma sepatu bersol tipis dan satu tempat terbuka yang permukaannya rata.

Layani sekarang

Siap mulai Les Parkour?

Cukup ceritakan kebutuhanmu, kami rancang jalur belajar parkour yang tepat sasaran.